BNKP Tangerang – Web

Archive for November 2008

Oleh Sari *)


Amsal 15:3 “Mata Tuhan ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.”

Kepada Yth:
Tuhan Yesus
di Surga

Dengan Hormat…

Tuhan, aku ingin tahu…
Mengapa Kau ijinkan hal-hal yang tidak adil terjadi di dunia ini?
Mengapa aku harus memberikan pipi yang kanan jika ditampar pipi yang kiri ?
Mengapa aku harus mencintai musuhku ?
Mengapa sepertinya aku harus selalu mengalah walau dirugikan ?
Mengapa aku harus bersabar atas banyak hal yang tidak menyenangkan ?
Tolong Tuhan, jawab aku biar aku mengerti, karena aku merasa sangat lelah menanggung semua ini.

Reply from Heaven :

AnakKu terkasih,
tidakkah kausadari bahwa mataKu selalu tertuju padamu ?
Aku tau saat kau diperlakukan tidak adil. Aku melihat saat air matamu mengalir menahan perasaan jengkel yang tak terucapkan. Aku bahkan ikut merasakan kepedihan hatimu saat kau dikecewakan.
Tapi taukah kau bahwa Aku semakin mengasihimu saat Aku melihat kau memaafkan orang lain yang menyakitimu dan bukannya membalas keburukan mereka ? Dan melihatmu bersabar atas sikap jahat yang mereka tujukan padamu membuatKu sangat marah.
Aku ijinkan semua itu terjadi supaya kau terlatih makin hari makin sempurna dan menyerupai Aku.
Tapi, pada saatnya Aku akan menggantikan semuanya dan memberkatimu sesuai kemuliaan dan kekayaanKu.
Aku akan membukakan bagimu pintu-pintu berkat di mana tak ada seorangpun bisa menutupnya. Dan Aku akan memberikan padamu kesempatan-kesempatan emas di mana tak seorang pun bisa mengambilnya.
Dan Aku telah melihat betapa jahatnya perbuatan mereka, dan akan membuat perhitungan dengan mereka yang tak dapat kaubayangkan.
Jadi, anakku janganlah kau berpikir bahwa Aku mengabaikanmu, karena sesungguhnya mataKu ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.

Love,
Jesus

(Ilustrasi ini adalah pengalaman pribadi di mana Tuhan menunjukkan pembelaanNya pada orang yang benar-benar bersandar padaNya dan mengasihNya. Semoga bermanfaat bagi semua. GBU)

“Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan” [Mazmur 37 : 8]

 

*) Ref. : Sari | Artikel |Berkata: Nopember 28, 2008 pada 2:08 pm

Oleh: Abdi Bate’e


Aku gagal memikul salib itu
Sedih
Pedih
Luka
Menganga

Tuhan
Rintik air
Meleleh dari mata
Terbakar
Pilu duka
Kebodohan manusia

Dunia, dunia, dunia !
Mereka berhasil menikam jiwa
Jiwa yang haus
Terus tertusuk oleh pisau malam

Dunia, dunia, dunia !
Menghasut jiwa
Mengitari raung-raung kelam
Membuka pintu gelap

Dunia, dunia, dunia !
Musuh paling kejam
Tak bisa kutikam dengan pedang dunia

Salib itu tergeletak lagi
Terserakkan
Di antara perdu bumi

Salib itu terlantar
Sendiri
Sepi
Tak berkawan

Cengkereman dunia
Begitu erat

Jiwa kini terserakkan dari dunia
Hitam legam
Membayang
Fantasi liar membuka
Menyeka luka lama

Tuhan
Jiwaku menganga lagi
Tertunduk salah
Dosa mendesah
Memanggil sang kelam
Aku tersingkir

Tuhan
Di depanMu
Aku tak bisa mengelak
Lagi…

 

Ref.: Abdi Bate’e, http://www.bnkptangerang.wordpress.com |  www.abdi.batee@yahoo.co.id |  125.160.197.177 Dari Artikel, 2008/11/27 at 1:57 PM

Oleh: Beni

 

Tuhan….
Saat aku menyukai seorang teman
Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir
Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir

Tuhan…..
Ketika aku merindukan seorang kekasih
Rindukanlah aku kepada yang rindu Cinta Sejati Mu
Agar kerinduanku terhadap – Mu semakin menjadi

Tuhan…….
Jika aku hendak mencintai seseorang
Temukanlah aku dengan orang yang mencinatai – Mu
Agar bertambah kuat cintaku pada – Mu

Tuhan……
Ketika aku sedang jatuh cinta
Jagalah cinta itu
Agar tidak melebihi cintaku pada – Mu

Tuhan….
Ketika aku berucap aku cinta pada – Mu
Biarlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut pada – Mu
Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena – Mu

Sebagaimana orang bijak berucap
Mencintai seseorang bukanlah apa – apa
Dicintai seseorang adalah sesuatu
Dicintai oleh orang yang kau cintai sangatlah beratti
Tapi dicintai oleh Sang Pencinta Yesus Kristus adalah segalanya

 

Ref.: Beni | niasisland_beni@yahoo.co.id | 125.160.197.177 Dari Artikel, 2008/11/27 at 12:51 PM

Telah lahir anak kedua, Laki-laki dari keluarga Beriaman Halawa-Ratnawati Larosa  (Ama/Ina Marco), Sektor 4 Pasar Kemis Tangerang, pada hari Selasa, 25 Nov. 2008. Ibu dan anak sehat.

Majelis dan jemaat mengucapkan selamat kepada keluarga. Tuhan memberkati!

Oleh Abdi Batee


Terima kasih Bapa ………………

pengorbananMu bagiku tak terlukiskan..
anugerahMu padaku tak terbayangkan

terima kasih Bapa

begitupun aku selalu mengecewakanMu
selalu membuatMU sedih
Kau selalu ada bagiku
cintaMu padaku tanpa syarat

ku ingin kembali dekat padaMu Bapa
adakah jalan yang kutempuh
kan membawaku kesana?
pegang tanganku
agar jalanku berujung
dalam pangkuanMu.

 

Ref.  Abdi Batee | Artikel | Berkata: Nopember 27, 2008 pada 1:55 pm



  • Tidak ada
  • solusi2013: ibadah raya minggu biasanya mulai jam berapa? saya ingin datang by zega
  • Yusniar laia: untuk saudara yg mengenal ESTER APRIL YANI LAIA anak dr Tani'aro laia(Alm) dan sitina nduru tolong melakukan konfirmasi kepada keluarga kandung ester
  • Vikar Yunison Hulu, S.Th: Salom bapak/i, sdr/i di BNKP Tangerang, Saya Vikar Yunison Hulu, vikar ke-2 BNKP, sekarang saya melayani di Resort 54 BNKP, Batam yang dibimbing ol

Kategori

%d blogger menyukai ini: