BNKP Tangerang – Web

Archive for Desember 2008

Kartu Natal – yang sempat menjadi ikon paling diburu pada bulan Desember – sejarahnya berawal dari 165 tahun silam, yakni tahun 1843, ketika John Callcott Horsley Cole melukis sebuah kartu bergambar satu keluarga dengan anak kecil yang sedang minum anggur. Atas perintah Sir Henry Cole, kartu natal itu dicetak secara komersial untuk pertama kalinya di London, Inggris. Seribu lembar kartu cetakan pertama seharga 1 shilling itu laris manis. Bukan gambar bertema keagamaan atau suasana musim dingin, tetapi bunga dan peri yang justru lebih sering dilukis di kartu natal generasi awal. 

Pengiriman kartu natal pun lalu menjadi salah tradisi popular menjelang natal. Tradisi yang berawal dari Inggris ini menyebar ke seluruh dunia. Goa natal, bintang, pohon cemara, dan suasana musim dingin dengan gumpalan salju merupakan tema-tema lukisan yang sering dilukis di kartu natal.

Namun, menjelang tahun 2000, kepopuleran kartu natal tergeser dengan maraknya pengiriman ucapan lewat jaringan internet dan telepon seluler (sms dan mms). (DARI BERBAGAI SUMBER/CAS)

Ref. Kompas, Minggu 28 Desember 2008 | halaman 2 | IKON

Iklan

Santa Klaus adalah salah satu dari tradisi yang hidup dan berkembang bersamaan dengan tradisi natal. Santo Nicholas dari Myra adalah inspirasi awal untuk Santa Klaus. Santo Nicholas adalah Uskup Myra, Provinsi Bizantine Anatolia (sekarang Turki). Meskipun Santa Klaus merupakan gambaran uskup Gereja Katolik, namun Kepausan di Vatikan, Italia, tidak yakin dengan kebenaran sejarah terkait cerita Santa Klaus karena lebih banyak dongeng dan khayalannya.

Tahun 1970, Vatikan menghapus Santa Klaus (Santo Nicholas) dari daftar orang suci. Paus Paulus VI lantas memerintahkan potongan tubuh (relikui) Santa Klaus ke Gereja Saint Nicholas, New York.

Di luar kontroversi sejarah itu, Santa Klaus adalah gambaran kedermawanan. Santa Klaus selalu digambarkan sebagai seorang bertubuh besar berpakaian merah dengan jenggot putihnya dan memberikan hadiah kepada anak-anak di hari natal. Gambaran itu mulai popular di Amerika Serikat pada abad ke-19 karena pengaruh kuat kartunis politik Thomas Nast. Kedermawanan ini secara jeli kemudian dilekatkan dengan konsumerisme yang mendahului natal.   (DARI BERBAGAI SUMBER/INU)

Ref. Kompas, Sabtu 27 Desember 2008 | halaman 2 | IKON

 

(Diposting oleh Origene Hia | Desember 28, 2008 pada 10:09 pm e | Posting Tulisan)

Jika sebuah produk yang kurang berkualitas karena banyak kelemahan, perlu dilakukan perbaikan atas kelemahan-kelemahan itu agar produk tersebut menjadi lebih berkualitas. Demikian halnya dengan manusia, jika hendak menjadi manusia berkualitas, kita harus mengalahkan kelemahannya dengan menguasai dan memperbaiki kelemahan-kelemahan. Namun bukankah yang namanya manusia pasti punya kelemahan? Benar sekali, tetapi apakah Tuhan menciptakan manusia dengan segala kelemahan itu? Bukankah Tuhan yang sempurna pasti menciptakan manusia dengan kesempurnaan? Lalu mengapa manusia punya kelemahan?

Hampir semua kelemahan manusia terbentuk karena kebiasaan negatif yang akan membentuk sifat, watak serta karakter diri manusia itu sendiri.
• Karena biasa dihormati, Anda marah jika ada orang yang tidak menghormati dan Anda memiliki kelemahan selalu minta dihormati. Kesombongan menguasai Anda.
• Karena biasa dituruti semua keinginan, Anda tidak senang jika keinginan Anda tidak dipenuhi. Anda dikuasai keegoisan dan selalu memaksakan kehendak.
• Karena biasa hidup santai, Anda enggan bekerja keras. Kemalasan menjadi sifat Anda dan selalu mengeluh atas pekerjaan maupun keadaan yang tidak menyenangkan.
• Karena selalu berpikiran negatif, Anda menjadi orang yang pesimis dan berpandangan sempit. Selain itu selalu berprasangka buruk pada orang lain, sinis memandang orang lain.
• Karena terbiasa marah-marah oleh hal-hal sepele yang menurut Anda tidak baik, Anda menjadi orang yang mudah tersinggung dan pemarah.
• Karena terbiasa tidak pernah disakiti dan tidak biasa memberi maaf, Anda akan menyimpan dendam pada orang yang menyakiti. Bahkan kebencian akan menguasai Anda setiap saat.
• Karena biasa dimanjakan, Anda menjadi orang yang takut menghadapi tantangan, masalah atau kesulitan bahkan menjadi orang yang tidak percaya pada kemampuan diri sendiri.
• Karena biasa hidup tidak teratur, Anda menjadi orang yang sulit diatur dan tidak disiplin. Berbuat sesuka hati tanpa peduli orang lain dan tidak punya rencana atau cita-cita hidup menjadi ciri diri Anda.
• Karena biasa berjudi, Anda menjadi seorang pemalas, pemarah, serakah, mau menang sendiri, boros serta tidak perhatian pada keluarga.
• Karena biasa mabuk-mabukkan, Anda menjadi seorang pemarah, boros, berperilaku kasar, pengecut, tidak berani menghadapi masalah, tidak menyayangi diri dan keluarga.

Karena kelemahan dibentuk oleh kebiasaan negatif, untuk mengalahkannya harus dengan membangun kebiasaan-kebiasaan positif.
• Jika Anda pemalas, biasakan bangun pagi dan selesaikan tugas dengan cepat dan bersemangat.
• Jika Anda pemarah, biasakan menahan kemarahan dan berikan nasihat-nasihat sebagai ganti cacian dan makian.
• Jika Anda pesimis, biasakan berpikir positif dan melihat segala sesuatu dari segi positif.
• Jika Anda sombong dan angkuh, biasakan memberi salam dan senyum pada semua orang.
• Jika Anda pendendam, biasakan untuk memaafkan agar Anda dimaafkan.
• Jika Anda egois, biasakan mendahulukan orang lain dan menahan semua keinginan Anda.
• Jika Anda tidak disiplin, biasakan menyusun jadwal kegiatan dan mematuhi jadwal tersebut.
• Jika Anda punya sifat, watak, karakter yang tidak baik, lakukan semua hal yang baik dan jadikan kebiasaan.

Semua kelemahan akan tampak dalam sikap dan tindakan yang dipengaruhi oleh pikiran. Agar menjadi manusia berkualitas, kita harus mengalahkan semua kelemahan yang ada pada diri kita dan memperbaikinya dengan cara seperti yang diperintahkan Tuhan.

Lakukan instropeksi diri untuk mencari tahu kelemahan-kelemahan dan tekad hati untuk memperbaikinya. Semoga kita semua terus meningkatkan kualitas diri kita dengan selalu memperbaiki kelemahan-kelemahan diri kita sendiri.

Sumber : “Kualitas Orang Sukses”,  Oleh : Yosua L. Hadiputra, 2008


Ibadah Akhir Tahun 

  • Hari: Rabu 31 Desember 2008 pukul 18.00 wib di gereja BNKP Tangerang
  • Acara khusus: Perjamuan Kudus
  • Firman Tuhan:
    • Pembacaan 1: Yunus 2:1-11
    • Pembacaan 2: Yakobus 4:13-15
    • Khotbah : Mazmur 139:7-12
    • Hafalan : Mazmur 139:10
  • Pengkhotbah: Pdt. Mistariani Zega, S.Th.
  • Liturgos: SNK. A. Eben Hia
  • Kolektan: SNK. A.Franky Lase, SNK. A.Refince Gulo
  • Penyambut Jemaat: SNK. A. Venesia Telumbanua, A. Andi Zai
  • Pembaca Warta: –
  • Doa Konsistori: SNK. A. Putri Gulo
  • Organist: Origene Hie
  • Singers: Nur Enim Gulo, Maryanto Zebua
  • Koor/VG:  Kompa, Koor Gabungan
  • Nyanyian Ibadah: KJ No: 287a, 288, 289, 293
  • Nama Minggu: Akhir Tahun
  • Tata Ibadah: Akhir Tahun Hal. 61
  • Bahasa: Indonesia

 

Ibadah Tahun Baru

  • Hari Kamis 1 Januari pukul 09.00 wib, di gereja BNKP Tangerang
  • Acara tambahan: Perjamuan kasih.
  • Firman Tuhan:
    • Pembacaan 1: Mazmur 89:9-19
    • Pembacaan 2: 2 Petrus 3:13-15
    • Khotbah : Yesaya 65:17-24
    • Hafalan : 2 Petrus 3:13
  • Pengkhotbah: Pdt. Mistariani Zega, S.Th.
  • Liturgos: SNK. A.Wijes Gulo
  • Kolektan: SNK. Indah Waruwu, SNK. Lawrence Mendrofa
  • Penyambut Jemaat: Ina Grace Zebua, SNK. A.Icha Gulo
  • Pembaca Warta: –
  • Doa Konsistori: SNK. A. Monica Lase
  • Organist: Ama Stevi Zendrato
  • Singers: Khibarig Gulo, Selamat Zebua
  • Koor/VG:  Kompa, Sekktor 3
  • Nyanyian Ibadah: KJ No: 4, 5, 276, 273
  • Nama Minggu: Tahun Baru
  • Tata Ibadah: Tahun Baru
  • Bahasa: Indonesia

Ibadah Minggu 4 Januari 2009, Pukul 09.00

  • Firman Tuhan:
    • Pembacaan 1: Amsal 6:6-11
    • Pembacaan 2: Filipi 4:10-13
    • Khotbah : Kejadian 41:25-37
    • Hafalan : Matius 6:33
  • Pengkhotbah: Pdt. Kuswoyo, M.Th.
  • Liturgos: SNK. A.Frans Telaumbanua
  • Kolektan: SNK. A.Grace Zebua, SNK. A. Sirsta Zebua
  • Penyambut Jemaat: Ina Boris Telaumbanua, SNK. A. Venesia Telaumbanua
  • Pembaca Warta: SNK. A. Ornela Laoli
  • Doa Konsistori: SNK. A. Putri Gulo
  • Organist: Ama Stevi Zendrato
  • Singers: Sudi Zega, Origene Hia
  • Koor/VG:  Sektor 4, Sektor 1
  • Nyanyian Ibadah: KJ No: 3, 18, 335, 19
  • Nama Minggu: Tahun Baru
  • Tata Ibadah: Tahun Baru
  • Bahasa: Indonesia

 

Sermon dan persiapan ibadah

  • Hari: Jumat, pukul 19.00 wib di gereja, 
  • Dimohon kepada seluruh majelis dan pekerja yang bertugas untuk menghadirinya.

 

Katekisasi Sekolah Sidi

  • Hari: Minggu 4 Januari 2009 pukul 09.00
  • Pengajar: Pdt. Mistariani Zega, S.Th.
  • Topik:  Jemaat Anda BNKP

 

Kebaktian Sekolah Minggu

  • Hari: Minggu, 4 Januari 2009
  • Pukul: 09.00 wib
  • Tempat: Lantai 1 gereja BNKP Tangerang

NO.     STAMBUK    NAMA                        TGL HUT       SEKTOR
1.      70        Victor Zebua                           29 Des             Sektor 2 Kota
2.      328      Ina Anggraeni Zebua              29 Des             Sektor 6 Serpong
3.      69        Desti Mawarni Zebua             29 Des             Sektor 2 Kota
4.      378      Mirabel Christy C. Gulo         01 Jan             Sektor 6 Serpong
5.      222      Yarni M. Ndraha                     01 Jan             Sektor 8 Balaraja
6.      247      Cipta Cindy Zebua                 01 Jan             Sektor 1 Perumnas
7.      351      Duhuzatulo Gea                      02 Jan             Sektor 8 Balaraja
8.      267      Jessica G. Zebua                     03 Jan             Sektor 7 Curug
9.      86        Firasatman Gulo                      03 Jan             Sektor 4 Pasar Kemis

Majelis dan jemaat mengucapkan “Selamat Ulang Tahun”. Tuhan memberkati, Amin!

ntal-pgiwb2008-1natal-pgiwb2008-3
natal-pgiwb2008-2

Kualitas hubungan dengan Tuhan ditunjukkan ketika kita berhadapan dengan orang yang berbeda dengan kita. Janganlah ada curiga. Hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang. Demikian refleksi natal yang disampaikan oleh Pendeta Ramlan Hutahaean, M.Th pada Perayaan Natal Bersama Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Banten, Sabtu 27/12 di Tangerang.

Pada acara perayaan Natal yang bertema “Supaya Kamu Seia Sekata Dan Jangan Ada Perpecahan Di Antara Kamu (1 Kor 1:10b) ini, dihadiri oleh Kepala Departemen Agama Propinsi Banten H. Romli. Pada sambutan yang disampaikannya mewakili gubernur Banten, Romli menekankan agar kita melakukan apa isi kitab suci, berbuat kasih untuk mewujudkan perdamaian.

Ketua Panitia Natal Ir. Togu Pardamaean Tobing menyampaikan bahwa acara ibadah natal pada malam ini merupakan serangkaian kegiatan perayaan natal 2008 PGIW Banten. Sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat di wilayah Pasar Kemis, Perumnas dan Kosambi. Aksi donor darah dilaksanakan di GKJ Serpong, HKBP Pasar Kemis dan GPIB Yudea Perumnas. Dan juga panitia telah menyelenggarakan penyuluhan bahaya HIV/AIDS dan narkoba pada tanggal 29 Nopember 2008.

Ibadah natal dimulai pukul 17.30 wib, dihadiri lebih dari 1000 jemaat. Acara diselenggarakan di Dome Harvest Center Lippo Karawaci Tangerang. Tampil membawakan puji-pujian antara lain Paduan Suara LPPW, Sangkakala GPIB Filadelfia, Gereja Methodist, Aleluya GPIB Filadelfia, Gereja Kristus Serua, HKBP Rogate, Vokal Grup Manari POUK Larangan Indah. Artis  Yoan Tanamal dan Lidia Nursaid mempersembahkan beberapa lagu natal pada acara perayaan.

Dari gereja BNKP Jemaat Tangerang, hadir pendeta jemaat Pdt. Mistraiani Zega, S.Th.,  sekaligus sebagai salah seorang yang menyalakan lilin. Juga kelihatan hadir Drs. Saroziduhu Zebua, Dra. Tanti Satyawati Zebua, Yusuf Zebua, Maryanto Zebua, Tinus Zebua, Idealis Lase dan Dra. Suryawati Baeha. (amc)

Oleh Abdi Batee *)

 

Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.~ Mahatma Ghandi

Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.

Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua tu,” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.” Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.

Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita. Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya. Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga.

Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama. Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya. Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu. Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat. Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi. Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping. Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut. Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak. Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi.

Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya. Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta !

Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya. Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.~ Hamka

Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya. Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya. Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu. Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh. Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan.

*) Ref. Abdi Batee Berkata: Rubrik Pemuda | Desember 3, 2008 pada 7:27 pm e 



  • solusi2013: ibadah raya minggu biasanya mulai jam berapa? saya ingin datang by zega
  • Yusniar laia: untuk saudara yg mengenal ESTER APRIL YANI LAIA anak dr Tani'aro laia(Alm) dan sitina nduru tolong melakukan konfirmasi kepada keluarga kandung ester
  • Vikar Yunison Hulu, S.Th: Salom bapak/i, sdr/i di BNKP Tangerang, Saya Vikar Yunison Hulu, vikar ke-2 BNKP, sekarang saya melayani di Resort 54 BNKP, Batam yang dibimbing ol

Kategori

%d blogger menyukai ini: